Tuesday, January 14, 2014

Sistem Saraf dan Indera Pada Manusia

SISTEM SARAF
Sistem saraf merupakan salah satu sistem koordinasi yang bertugas menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan direspon oleh tubuh.
Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu:
·      Reseptor: alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra. Contoh: Organ indera.
·      Penghantar impuls: bagian yang menghantarkan rangsangan atau impuls. Contoh: Sel saraf
·      Efektor: alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar. Contoh: Otot dan kelenjar.

1.  Sel Saraf
      Sel saraf tersusun dari:
1.    Badan sel, adalah bagian sel saraf yang berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskan ke akson.
2.   Dendrit, adalah bagian sel saraf pendek yang berfungsi menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.
3.   Akson, adalah bagian sel saraf panjang yang berfungsi mempercepat jalannya rangsangan.

Ada tiga macam sel saraf yang dikelompokkan berdasarkan struktur dan fungsinya, yaitu: sensorik, motorik, dan penghubung.
1.    Sensorik, adalah saraf yang berfungsi menerima rangsangan dari reseptor yaitu alat indera.
2.   Motorik, adalah sel saraf yang berfungsi mengantarkan rangsangan ke efektor yaitu otot dan kelenjar.
3.   Sel Saraf Peghubung, adalah sel saraf yang berfungsi menghubungkan sel saraf satu dengan sel saraf lainnya.

2.  Impuls
      Impuls adalah rangsangan atau pesan yang diterima oleh reseptor dan disampaikan ke efektor yang menyebabkan terjadinya gerak refleks dan gerak sadar.
·  Gerak sadar adalah gerak yang disengaja atau disadari.
Bagannya:
Impuls --> Reseptor/ Indera --> saraf sensorik --> otak --> saraf motorik -->efektor/otot
·  Gerak refleks adalah gerak yang tidak disengaja atau tidak disadari.
Bagannya: 
Impuls--> Reseptor/ Indera--> saraf sensorik--> Sum-sum tulang belakang--> saraf motorik-->efektor/otot
 
·  Sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.
·  Otak merupakan alat tubuh yang sangat penting dan sebagai pusat pengatur dari segala kegiatan manusia.
·  Sumsum tulang belakang merupakan penghantar impuls dari otak dan ke otak serta sebagai pusat pengatur gerak refleks.
·  Sistem saraf somatis merupakan penghantar informasi antara kulit, sistem saraf pusat, dan otot-otot yang disadari
·  Sistem saraf otonom merupakan pengatur kerja jaringan dan organ yang tidak disadari atau  yang tidak dipengaruhi oleh kehendak kita.



INDERA MANUSIA
Indera berperan sebagai reseptor, yaitu bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan.
Ada lima macam indera yaitu:
1.      Mata, sebagai penerima rangsang cahaya (fotoreseptor)
2.      Telinga, sebagai penerima rangsang getaran bunyi (fonoreseptor) dan tempat beradanya indera keseimbangan 9statoreseptor)
3.      Hidung, sebagai penerima rangsang bau berupa gas (kemoreseptor)
4.      Lidah, sebagai penerima rangsang zat yang terlarut (kemoreseptor)
5.      Kulit, sebagai penerima rangsang sentuhan (tangoreseptor)

Tiap indera akan berfungsi dengan sempurna apabila :
1.     Indera tersebut secara anatomi tidak ada kelainan
2.   Bagian untuk penerima rangsang bekerja dengan baik
3.   Saraf-saraf yang membawa rangsang dari dan ke otak bekerja dengan baik
4.   Pusat pengolahan rangsang di otak bekerja dengan baik.

 
1. Mata

•     Letak mata didalam rongga mata yang dilapisi/beralaskan lapisan lemak
•     Mata merupakan penglihatan untuk menerima rangsang cahaya
•     Bagian mata yang peka terhadap cahaya adalah bagian bintik kuning yang terdapat pada lapisan retina.
•     Kita dapat melihat benda setelah rangsang cahaya diterima retina tepat pada bintik kuning, kemudian rangsangan diteruskan oleh urat saraf otak ke pusat penglihatan di otak
 



2. Telinga



•     Telinga adalah tempat beradanya indera pendengaran yang memiliki saraf pendengaran
•     Telinga terbagi menjadi tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam.
•     Pada bagian rumah siput tersebut terdapat ujung saraf yang berhubungan dengan pusat pendengaran
•     Didalam telinga juga terdapat alat keseimbangan yang terletak pada tiga saluran setengah lingkaran.



3.  Kulit



•     kulit berfungsi sebagai indera perasa dan peraba 
•     kulit peka terhadap rangsang yang berupa panas, dingin, tekanan, sentuhan dan sakit/nyeri






4.  Lidah


•     Lidah berfungsi sebagai indera pengecap
•     Indera pengecap tersebut terletak pada bagian permukaan atas terbagi menjadi beberapa daerah yang peka terhadap rasa yang berbeda-beda (manis, pahit, asin dan masam)
•     Permukaan lidah juga dapat merasakan panas, dingin, kasar, halus dan nyeri.






5.  Hidung

•     Hidung berfungsi sebagai indera pembau
•     Ujung-ujung saraf pembau terletak pada selaput lender rongga hidung bagian atas, kerang hidung atas dan permukaan atas kerang hidung yang tengah.
•     Pada ujung saraf pembau terdapat selaput lender yang berfungsi sebagai pelembab
•     Bau yang busuk pada rongga hidung waktu kita menarik napas ditangkap oleh ujung saraf kemudian dibawa ke pusat pembau di otak sehingga kita dapat menerima rangsang bau.




Kelainan dan Penyakit Indera
Miopi atau rabun jauh
Yaitu kelainan pada mata dimana bayangan yang dibentuk oleh lensa jatuh didepan retina. Kelainan ini terjadi karena lensa mata terlalu cembung atau garis tengash mata panjang. Kelainan ini dapat ditolong dengan menggunakan lensa negatif
Hypermetropi atau rabun dekat
Yaitu kelainan mata dimana bayangan yang dibentuk oleh lensa jatuh dibelakang retina. Kelainan ini terjadi karena lensa mata terlalu pipih atau garis tengah mata pendek. Kelainan ini dapat ditolong dengan menggunakan lensa positif.
Presbiopi
Yaitu kelainan pada mata karena tidak elastisnya lensa mata untuk berakomodasi. Penderita kelainan ini biasanya menggunakan lensa ganda yaitu lensa positif dan lensa negative.
Rabun Senja
Kelainan pada mata karena defisiensi vitamin A. Akibatnya penderita kesulitan melihat benda saat terjadi perubahan dari terang ke gelap atau saat senja
Katarak
Yaitu mengaburnya lensa mata, yang dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B atau juga factor usia.

No comments:

Post a Comment