Tuesday, January 14, 2014

Sistem Ekskresi Pada Manusia



Sistem ekskresi merupakan sistem dalam tubuh kita yang berfungsi mengeluarkan zat-zat yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh dan zat yang keberadaannya dalam tubuh akan mengganggu tubuh kita. 
Macam-macam proses  pengeluaran :

  • Defekasi, yaitu proses pengeluaran sisa pencernaan atau feses melalui anus

  •   Ekskresi, yaitu proses pengeluaran sisa hasil proses kimiawi (metabolism) yang tidak dibutuhkan tubuh.
  • Sekresi, yaitu proses pengeluaran oleh kelenjar berupa enzim atau hormone.

Alat-alat ekskresi pada manusia meliputi organ-organ atau bagian tubuh tertentu, yaitu:
1.     Ginjal, mengeluarkan Urine
2.    Kulit, mengeluarkan keringat
3.    Hati, mengeluarkan empedu
4.    Paru-paru, mengeluarkan CO

1. GINJAL
   
Ginjal terletak di sebelah kiri dan kanan ruas tulang pinggang di dalam rongga perut. Letak ginjal kiri lebih tinggi daripada ginjal kanan, karena letak hati yang lebih tinggi pada bagian kiri.
Fungsi Ginjal, yaitu:
1.     Menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh
2.    Mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan
3.    Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh bagian tubulus ginjal
4.    Menjaga keseimbanganan asam basa dalam tubuh manusia
5.     Menghasilkan zat hormon yang berperan membentuk dan mematangkan sel-sel darah   merah (SDM) di sumsum tulang

Pada bagian kulit ginjal terdapat jutaan nefron yang berfungsi sebagai penyaring darah. Setiap nefron(penyaring darah) tersusun dari badan malphigi dan saluran panjang/tubula. Badan malphigi terdiri dari:
1. Glumerolus, yaitu anyaman pembuluh kapiler darah
2. Simpai Bowman, yaitu cawan berdinding tebal yang mengelilingi glumerolus
Proses yang terjadi pada nefron:
1.     Filtrasi (penyaringan), yaitu penyaringan zat sisa-sisa metabolisme. Proses ini terjadi di glumerolus, dan menghasilkan filtrate glumerolus.
2.    Reabsorsi (penyerapan kembali), yaitu penyerapan kembali zat-zat yang masih. Proses ini terjadi di TKD(Tubulus Kontroktus Proksimal), dan menghasilkan Filtrat Tubulus.
3.    Augmentasi, yaitu perkumpulan zat yang tak berguna untuk dikeluarkan dari Tuber. Proses ini terjadi di distal, dan menghasilkan Urine sesungguhnya.
Urutan Jalannya Urin
Jalannya urin dari ginjal keluar tubuh:
Ginjal Ureter Kantung Kemih/ Vesika Seminalis Uretra Luar Tubuh

 


Komposisi Urine:
·         Air 95%
·         Urea, amonia, dan asam ureat yang merupakan hasil metabolisme protein.
·         Garam-garam mineral, terutama garam dapur (NaCl).
·         Zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin) yang menyebabkan urine berwarna kuning.
·         Zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti hormone dan vitamin.
Penyakit Pada Ginjal
·         Diabetes Insipidus          : pengeluaran air kencing yang berlebihan
·         Oligourea                         : Jumlah urine yang sedikit
·         Radang Ginjal                  : Infeksi oleh bakteri
·         Pyelonoprhritis                : Penyempitan saluran ginjal
·         Batu Ginjal                       : Kencing batu
·         TBC Ginjal                                    : Ginjal berongga-rongga
·         Uremia                              : Keracunan air seni akibat kerusakan ginjal
·         Albuminoria                     : Urin mengandung protein
·         Nefritis                            : Infeksi/ peradangan akibat bateri streptocuccus

2.    KULIT
Kulit merupakan benteng pertahanan tubuh kita yang utama karena berada di lapisan anggota tubuh yang paling luar dan berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar.
Fungsi Kulit
Fungsi kulit antara lain sebagai berikut:
·         Mengeluarkan keringat
·         Sebagai indera peraba
·         Pelindung tubuh dari kerusakan
·         Menyimpan kelebihan lemak
·         Mengatur suhu tubuh, dan
·         Tempat pembuatan vitamin D dari pro vitamin D dengan
bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet

Lapisan pada  kulit ari/epidermis:
·         Lapisan Tanduk, yaitu lapisan yang terdiri dari sel-sel mati, tidak mengandung pembuluh darah.
·         Lapisan Malphigi, yaitu lapisan sel yang hidup, mengandung pigmen yang member warna pada kulit.

Bagan-bagian yang terdapat pada kulit jagat/dermis:
·         Pembuluh kapiler darah
·         Kelenjar keringat
·         Kantung ranbut
·         Ujung ujung saraf peraba

Cara kulit mengatur suhu tubuh
1.     Pada saat suhu dingin, pembuluh darah mengerut, rambut berdiri. Karena pembuluh darah mengerut pori pori menjadi mengecil, akibatnya keringat tidak keluar.
2.    Pada saat suhu panas, pembuluh darah membesar, rambut turun.Kkarena pembuluh darah melebar, pori pori menjadi mengecil, sehingga keringat keluar.

Penyakit-penyakit Pada Kulit
·         Biduran             : disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan, dan alergi bahan kimia
·         Ringworm          : sejenis jamur yang menginfeksi kulit
·         Jerawat           : gangguan umum yang bersifat kronis pada kelenjar minyak
·         Biang keringat  : karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati
·         Kanker kulit      : disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan
·         Scabies            : disebabkan oleh parasit insekta yang sangat kecil (Sarvoptes scabies)
·         Eskim               : kelainan kulit menjadi kering, kemerah-merahan, gatal, bersisik.
·         Gangren                : kelainan pada kulit karena kematian sel-sel jaringan tubuh

3. HATI
            Hati terletak di dalam rongga perut disebelah kanan, tepat dibawah diafragma. Zat racun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring terlebih dahulu di hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Hati menyerap zat racun seperti obat-obatan dan alkohol dari sistem peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan getah empedu.
Fungsi Hati
Hati berfungsi untuk:
1. Menghasilkan empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah
2. Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh dan membunuh bibit penyakit
3. Mengubah zat gula menjadi glikogen dan menyimpanya sebagai cadangan gula
4. Membentuk protein tertentu dan merombaknya
5. Tempat untuk mengubah provitamin A menjadi vitamin A
6. Tempat pembentukan protrombin yang berperan dalam pembekuan darah
Kelainan-Kelainan Pada Hati
·         Hepatitis                                                  : Peradangan pada hati
·         Penyakit kuning (Jaundice)                   : akibat gangguan fungsi liver (hati)
·         Sirosis Hati (Pengerasan Organ Hati) : Kerusakan pada ajaringan hati
·         Kanker Hati                                             : akibat berkembangnya sel-sel kanker pada hati
·         Perlemakan hati                                      : akibat  penimbunan lemak dalam hati
·         Kolestasis                                                 : akibat kegagalam hati memproduksi empedu
·         Hemokromatosis                                                 : kelainan metabolism




1. PARU-PARU
Paru-paru sebagai organ untuk bernapas mengeluarkan zat sisa pernapasan berupa CO2 dan uap air. Zat-zat ini berasal dari jaringan tubuh yang dibawa oleh darah dan dikeluarkan oleh paru-paru.

Kelainan Pada Paru-Paru
·         Asma                                 : penyempitan saluran pernapasan utama pada paru-paru
·         Tuberculosis (TBC)         : disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis
·         Pneumonia                                    : infeksi paru-paru oleh virus, bakteri, atau jamur

No comments:

Post a Comment